Home disruption SEMUA KARENA TEKNOLOGI

SEMUA KARENA TEKNOLOGI

231
0
SHARE

Saat ini Jika anda berkunjung ke bandara internasional yang ada di berbagai negara, maka anda akan menemui bahwa hampir sudah ada sudah tidak ada petugas yang melayani bagian counter check ini. Karena saat ini keberadaannya sudah diambil alih oleh mesin yang bisa langsung menjawab kebutuhan penumpang

Termasuk alat scan untuk memeriksa paspor dan visa, selain itu juga printer untuk mencetak boarding pass dan luggage tag semua sudah dikerjakan oleh mesin. Selain itu juga yang lebih canggih lagi adalah mesin itu dilengkapi dengan sebuah tombol yang bisa digunakan untuk melakukan pembayaran secara tunai atau menggunakan kartu.
Ada perubahan setelah terjadinya disruption ini  yakni cara melayani dan akibat yang disebabkan nya. Layanan yang dilakukan secara self service di nilai lebih efisien. Keberadaannya seringkali menghancurkan yang lama akan tetapi dunia yang baru tanpa perantara sekarang telah lahir.
Lalu bagaimana dengan produk yang dijual untuk kebutuhan sehari-hari? Sebagai contoh kita ambil sebuah produk makanan. Sejak tahun 2009 konsumen dari kelas menengah di dunia sudah mulai beralih menggunakan makanan olahan dan beralih ke makanan segar serta organik. Bahkan di berbagai kota yang ada di Indonesia kita sekarang bisa menyaksikan banyak tukang sayur dan menaiki sepeda motor sudah bisa masuk ke perumahan. Toko buah dan sayuran segar sekarang hadir dan bisa dijumpai di manapun. Bahkan di Amerika Serikat sendiri sejak tahun 2009 produsen utama makanan olahan telah kehilangan pendapatan hampir sebanyak 18 miliar dolar Amerika Serikat.
Saat ini makanan kemasan yang penjualannya masih berada di atas adalah mie instan. Sedangkan untuk makanan olahan kini mengalami penurunan sudah sejak lama. Anda mungkin masih ingat 20 tahun lalu ada sebuah produk yang begitu ramai diperbincangkan yakni pronas. Saat ini iklannya sudah tidak bisa dilihat kembali demikian pula dengan produknya yang tidak ada di supermarket. Karena saat ini Kebanyakan orang sudah lebih memilih sayuran dan buah-buahan segar. Dan bahkan sebagian penduduk kelas menengah ke atas sudah berpindah ke makanan organik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here