Home bitcoin Perusahaan Pertambangan Bitcoin Hut 8 Mem-PHK Lebih Banyak Karyawan

Perusahaan Pertambangan Bitcoin Hut 8 Mem-PHK Lebih Banyak Karyawan

108
0
SHARE

Hut 8, sebuah perusahaan pertambangan Bitcoin Kanada telah mem-PHK lebih banyak karyawan, mengutip angka pendapatan yang buruk karena pasar bearish mata uang kripto yang berkepanjangan pada tahun 2018.

Canadian Broadcasting Corporation (CBC) melaporkan bahwa ini adalah pemangkasan staff putaran kedua, menyusul PHK sebelumnya di Januari 2019, ketika perusahaan dilaporkan berusaha untuk merampingkan operasinya pada 2019.
Perusahaan Dipaksa Memotong Kekuatan Staff
Perusahaan mitra Bitfurry tersebut dipaksa untuk memotong kekuatan staff-nya karena pendapatan tidak sesuai.

Seorang mantan karyawan perusahaan yang berbicara dengan CBC News mengatakan bahwa perusahaan telah memberhentikan sekitar 25 persen dari kekuatan staffnya di seluruh dunia.
Mengomentari situasi tersebut, sumber anonim mengatakan :
“Harga listrik naik, dan Bitcoin turun. Dalam Drumheller, kami mengharapkan beberapa bentuk PHK, tetapi tidak dalam jumlah massa yang kami miliki. Pada saat itu, kami baru mulai online, sepenuhnya efisien”.

Menurut mantan karyawan yang tidak disebutkan namanya itu, jumlah anggota staff yang terkena dampak ternyata mengejutkan karena mereka hanya beberapa orang. Namun, perusahaan telah membebaskan setengah dari kru operasi pusat data dari pekerjaan mereka.

Dalam kemitraan dengan perusahaan blockchain Bitfury, Hut 8 mengoperasikan 85 pusat data di Drumheller dan Medicine Hat. Laporan menunjukkan bahwa perusahaan telah menambang lebih dari 7,000 Bitcoin (BTC) sejak mulai beroperasi pada Desember 2017. Itu tepat pada saat pasar meta uang kripto mengalami kenaikan besar-besaran dengan harga BTC hampir mencapai $20,000.

Sejak puncak kenaikan bull 2017 di pertengahan Desember 2017, harga mata uang kripto telah mengalami pukulan besar, anjlok lebih dari 80 persen secara keseluruhan. Selama setengah tahun, perusahaan pertambangan tampaknya tidak terpengaruh oleh pasar bearish, tetapi pada paruh kedua 2018, banyak yang mulai melakukan perampingan atau reorganisasi operasi mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here