Bursa Kripto Jepang Zaif Kembali Beroperasi

    79
    0
    SHARE

    Bursa Kripto Jepang Zaif Kembali Beroperasi Setelah Peretasan Tujuh Bulan Lalu

    Bursa kripto Jepang Zaif mengumumkan bahwa transfer bisnis dari Tech Bureau ke Fisco Digital Asset Group (FDAG) akan berlaku efektif pada 22 April. Lalu, aktivitas normal akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

    Tujuh bulan lalu, Zaif telah mengalami peretasan besar-besaran yang mengakibatkan kerugian $59.8 juta senilai mata uang kripto, dan mengalami kebangkrutan akibat insiden tersebut. Peretasan tersebut terjadi di 2 mata uang kripto kapitalisasi terbesar (Bitcoin dan Bitcoin Cash), dan 1 altcoin Monacoin.

    FDAG Mengakuisisi Zaif Setelah Kebangkrutan
    Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), dan Monacoin (MONA) dicuri dari bursa dalam peretasan pada September tahun lalu, yang mengakibatkan total kerugian uang kripto senilai 6.7 miliar yen (sekitar $59.8 juta). Dengan akuisisi tersebut, yang merupakan bagian dari rencana kompensasi pengguna, FDAG memberikan dukungan finansial sebesar 5 miliar yen (lebih dari $ 44,6 juta) kepada Tech Bureau dan mengakuisisi mayoritas saham perusahaan.

    Kompensasi Akan Diberikan Kepada Korban Peretasan
    Seperti yang dilaporkan pada Oktober 2018, penjualan bursa adalah bagian dari rencana untuk memberikan kompensasi kepada pengguna yang kehilangan Monacoin dalam peretasan setelah penjualan bisnis. Pengguna akan dibayar kembali 40% dalam mata uang fiat dan 60% dalam kripto. Tingkat kompensasi akan menjadi 144,548 yen ($1.28) per MONA yang akan tersedia untuk penarikan pada tanggal 23 April. Saat ini, Monacoin (MONA) dihargai sekitar $1.06 per token.

    Pada pertengahan Maret, seorang hacker berusia 18 tahun dirujuk ke jaksa penuntut Jepang karena mencuri mata uang kripto setelah diduga meretas Monappy, dompet digital yang dapat dipasang pada smartphone, dan mencuri 15 juta yen (lebih dari $134,000) dari mata uang kripto.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here